Majelis Tao Indonesia Serukan Warga Tionghoa Rayakan Imlek Secara Sederhana

Majelis Tao Indonesia Serukan Warga Tionghoa Rayakan Imlek Secara Sederhana

SHARE

JAKARTA (BUAHBIBIR.NEWS) – Majelis Tao Indonesia (MTI) melalui Ketua Umum (Ketum) KRT AJM Andi Hakim SH, menyerukan agar warga Tionghoa di Indonesia hendaknya merayakan Tahun Baru Imlek 2569 secara sederhana. Tak perlu jor-joran, apalagi sampai mengesankan terlalu menonjolkan etnis sendiri.

“Rayakan secara sederhana saja. Perbanyak melakukan aksi atau bakti sosial yang bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar,” pinta KRT AJM Andi Hakim SH saat diwawancarai BUAHBIBIR.NEWS, Sabtu (10/2) di Jakarta.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada Jumat (16/2) mendatang, lanjut Ketum MTI, harus memiliki toleransi terhadap keberagaman budaya dan agama. Selain itu juga perlu menjunjung tinggi terhadap kebhineka tunggal ika demi kesatuan dan persatuan NKRI.​Menurut KRT AJM Andi Hakim SH untuk menyambut datangnya ‘Shio Anjing Tanah’ di Tahun Baru China 2569 ini, sebaiknya warga masyarakat Tionghoa merayakan Imlek cukup secara sederhana saja. 

“Dengan begitu, diharapkan bisa memaknai hakikat hidup yang sebenarnya. Justru perlu memperbanyak semacam aksi atau bakti sosial, karena akan bersentuhan dengan masyarakat,” ucap KRT AJM Andi Hakim SH lagi.

Oleh karenanya, saran pria yang dikenal sebagai praktisi hukum alias pengacara Ibukota, rayakanlah Tahun Baru Imlek dengan hati gembira. “Sangat tidak terpuji, jika merayakannya secara berlebihan, apalagi dengan mabuk-mabukan atau melakukan pesta Narkoba,” katanya, mengingatkan.​Ditambahkan Ketua Umum Persaudaraaan Suhu-Suhu se-Indonesia, sangat penting bagi warga masyarakat Tionghoa mempunyai rasa empati pada kondisi yang ada di dalam negeri. Lebih baik memperbanyak membuat aksi atau bakti sosial dengan cara membantu warga miskin. “Bisa dengan cara membagi angpau, paket sembako, pengobatan gratis serta banyak lagi yang bisa bermanfaat,” kata dia.


KRT AJM Andi Hakim SH
sebagai Ketua Presidium Forum Keluarga Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), menyebut bahwa Tahun Baru Imlek 2569 yang bershio Anjing Tanah, bisa dimaknai sebagai simbol sebuah kejujuran dan kesetiaan.

“Jadi, Imlek di tahun 2018 ini, harus dimaknai kemudian diresapi untuk diimplementasikan di lingkungan kita. Baik itu dalam kehidupan keluarga, lingkungan tempat tinggal maupun pekerjaan atau kantor,” papar dia. ■ RED/ALDI