SHARE

JAKARTA (BuahBibir.news) – Berjuluk ‘Master of Fakir’, Limbad menancapkan karirnya di dunia entertainment (hiburan) di Tanah Air. Bahkan berkat program pencari ajang bakat magician (pesulap) di layar RCTI, ia pun mampu mencuri perhatian masyarakat luas.
Simak saja dalam aksi-aksinya yang dalam persepsi penonton bisa dibilang bertaruh dengan nyawa. Anggota tubuhnya yang tak mempan disengat listrik, dikerangkeng bersama ratusan binatang lebah, puasa selama 24 jam serta harus lompat dari ketinggian 21 meter serta dikubur hidup-hidup dalam cor semen, namun buktinya masih hidup sampai sekarang.
“Saya kaget saat dibilang punya kesaktian. Tapi saya nggak bisa menyangkal, kalau ada yang curiga, kalau saya punya kekuatan ilmu hitam tertentu,” beber pria asal Slawi (Tegal) itu pada BuahBibir.news.
Limbad yang pernah jadi PNS di kantor Depdikbud Kota Tegal, menerangkan di saat remajanya dulu doyan berkelana. Ia harus hidup bersusah payah bagai gelandangan, kerapkali tidur di makam-makam keramat di wilayah Pulau Jawa dan bahkan sampai meninggalkan keluarga. Lantas, apa yang ingin dicari?
Pertanyaan tersebut sempat mengusik kehidupannya. “Harus saya katakan terus terang. Saya banyak belajar ilmu apa saja. Bahkan semua yang pernah saya dapatkan, sangat bermanfaat dan saya gunakan dalam kiprah saya di dunia hiburan (keartisan -red) saat ini,” celetuk Limbad yang mencuat berkat memenangkan ajang program ‘The Master’ di RCTI.
Saat ini Limbad merasakan belum mengeluarkan seluruh kemampuan atau kelebihannya untuk dunia magician (sulap) di Indonesia. Ada keinginan ia bisa berkiprah secara internasional, dikenal di manca negara. Bagaimana peluangnya?”Kalau saya diberi kebebasan dan diberi keleluasaan untuk menunjukan keberanian dalam beraksi, Insya Allah dunia sulap Indonesia, bisa dikenal ke manca negara. Persoalan lainnya, saya juga butuh dukungan finansial yang nggak sedikit dan orang profesional sebagai mitra kerja,” pungkas Limbad. ■ Red/Gus